Minggu, 14 Juni 2009

Proposal (Usulan) Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

Judul

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS ARGUMENTASI MELALUI STRATEGI DWA (DIRECT WRITING ACTIVITY)
(Sebuah Penelitian Tindakan Kelas Di Kelas XI IPA3 SMAN 3 Bojonegoro 2009)

I.Pendahuluan
a.Latar Belakang
Kemampuan menulis argumentasi merupakan kemampuan suatu kemampuan berbahasa dengan mengungkapkan argumen-argumen atau alasan dalam mengkomunikasikan baik secara tidak langsung maupun langsung.
Dalam kegiatan modern kemampuan menulis seseorang khususnya dalam menulis argumentasi sangatlah dibutuhkan. Dengan kemampuan menulis argumentasi seorang akan diakui kebereadaanya khususnya menyampaikan gagasan atau mengkomunikasikan pikiran-pikiran. Menurut Mosley dalam Guntur Tarigan (1985: 4) Sebab bagaimanapun orang orang yang dapat menyusun pikiran dan mengutarakan dengan jelas, kejelasan ini tergantung pada pikiran, organisasi, pemakaian kata-kata, dan struktur kalimat.
Dalam kenyataan yang terjadi bahwa kemampuan menulis argumentasi siswa kelas XI IPA SMAN 3 Bojonegoro sangat dinamis. Sehubungan dengan permasalahan tersebut penelitian ini kami berijudul: PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS ARGUMENTASI MELALUI STRATEGI DWA (DIRECT WRITING ACTIVITY) Sebuah Penelitian Tindakan Kelas Di Kelas XI IPA3 SMAN 3 Bojonegoro 2009.
Dan untuk itu, maka penelitian ini untuk memastikan bagaimanakah kemampuan menulis argumentasi dengan strategi DWA apakah terjadi peningkatan? Jadi dengan inilah penelitian ini dilakukan untuk memperoleh dsekripsi singkat dan setail terkait strategi DWA dalam upaya peningkatan kemampuan menulis.

b.Perumusan Masalah
Bertitik tolak dari latar belakang masalah di atas, maka masalah penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut;
1. Bagaimanakah penerapan strategi DWA (Direct Writing Activity) dalam meningkatkan kemampuan menulis argumentasi siswa Kelas XI IPA3 SMAN 3 Bojonegoro 2009?
2. Apakah penerapan DWA (Direct Writing Activity) dalam meningkatkan kemampuan menulis argumentasi siswa Kelas XI IPA3 SMAN 3 Bojonegoro 2009?

c.Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menulis argumentasi melalui strategi DWA (Direct Writing Activity) di Kelas XI IPA3 SMAN 3 Bojonegoro 2009

d. Manfaat Penelitian
Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi:
1. Siswa
Siswa menjadi lebih termotivasi dan aktif dalam pembelajaran menulis argumentasi melalui strategi DWA (Direct Writing Activity).
2. Guru
Menambah wawasan guru dalam pembelajaran menulis argumentasi melalui strategi DWA (Direct Writing Activity).
3. Sekolah
Sebagai pemasukan bagi sekolah tentang bagaimana menggunakan strategi DWA (Direct Writing Activity) dalam pembelajaran menulis argumentasi.


II. Tinjauan Pustaka, Kerangka Pemikiran, dan Hipotesis Penelitian
a. Kajian Teoretis
1. Hakikat Kemampuan Menulis Argumentasi
Menulis adalah adalah menurunkan atau melukiskan lambing-lambang grafik yang menggambarkan suatu bahasa yang dipahami oleh seseorang, sehingga orang-orang lain dapat membaca lambang-lambang grafik tersebut kalau mereka memahami bahasa dan gambaran grafik itu (Tarigan: 1985: 21). Sementara itu kata argumentasi menurut kamus besar bahasa Indonesia (2001: 64) adalah alasan untuk memperkuat atau menolak suatu pendapat.
Berdasarkan batasan diatas dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis argumentasi adalah kemampuan menulis seorang akan diakui kebereadaanya khususnya menyampaikan gagasan atau mengkomunikasikan pikiran-pikiran dengan disertai alasan-alasan atau pendapat yang didukung alas an yang jelas. Sebab bagaimanapun orang orang yang dapat menyusun pikran dan mengutarakan dengan jelas, kejelasan ini tergantung pada pikiran, organisasi, pemakaian kata-kata, dan struktur kalimat.

2. Hakikat Strategi DWA (Direct Writing Activity)
Strategi ini terfokus pada proses pembimbingan aktivitas menulis siswa secara langsung (Blake dan spennato dalam Eanes, 1997: 478). Kegiatan awal yang dilakukan adalah (1) menyiapkan siswa untuk menulis; (2) membentuk kelompok berpasangan (partnersiswa), dan (3) menginformasikan tujuan pembelajaran, misalnya siswa diharapkan dapat menulis karangan argumentasi. Pada kegiatan pramenulis, siswa diminta untuk membaca sejumlah teks yang disediakan guru agar mampu menemukan ide yang memberikan kemampuan untuk tulisannya. Ide yang ditemukan dicatat. Guru dan siswa lain membantu menyeleksi ide yang dapat dipilih secara tepat. Guru membantu siswa mengembangkan daftar sumber informasi atau teks yang mungkin diperlukan siswa.
Selanjutnya, guru membantu siswa memformulasikan pertanyaan-pertanyaan yang mesti dijawab siswa dalam tugas menulis. Misalnya, dengan pertanyaan model jurnalistik 5W dan 1H. Siswa dengan bantuan guru memutuskan sumber informasi (teks) yang mungkin dapat membantu untuk menjawab pertanyaan tersebut. Jika terjadi kesenjangan(gap) untuk kelengkapan dan keakurasian informasi atas pertanyaan tersebut, guru memberi kesempatan kepada siswa untuk konsultasi.
Pada kegiatan inti, saat-menulis (1) siswa mengorganisasikan ide dan menulis draf awal, (2) draf awal yang disusun dibacakan kepada partnersiswa (teman sebangku) dan guru untuk mendapatkan balikan atau masukan dan anjuran berbagai aspek tulisan, misalnya apakah maksud tulisanmu sudah tepat? Atau apakah tidak sebaiknya kalimatmu kamu nyatakan dengan cara begini? Balikan atau masukan dan anjuran itu dicatat pada draf awal. (3). Setelah direvisi draf berdasarkan balikan atau masukan dan anjuran yang ditawarkan itu, darf kedua diedit oleh partner siswa dan guru tentang aspek mekanis, seperti penulisan huruf capital, tanda baca, komponen kebahasaan lainnya. Partner siswa dan guru memberikan penghargaan atau pujian tertulis tentang beberapa aspek tulisan dan disertai komentar dan hal-hal tersebut. (4) kemudian, siswa menulis kembali ke dalam draf (tulisan) final.
Pada kegiatan penutup, pascamenulis (1) siswa mempublikasikan kepada teman atau majalah dinding untuk mendapatkan respon. Alokasi waktu dalam pembelajaran bersifat fleksibel.

b. Kerangka Berfikir
Pada prinsipnya menulis argumentasi adalah kemampuan untuk mengungkapkan ide-ide atau gagasan dalam bentuk tulisan yang mengedepakan argumen. Sebuah karangan yang dibuat siswa akan baik manakala juga terkait dengan strategi yang digunakan.
Peningkatan kemampuan menulis argumentasi melalui strategi DWA (Direct Writing Activity) siswa Kelas XI IPA3 SMAN 3 Bojonegoro 2009 tidaklah mudah. Paling tidak siswa harus memahami lebih detail konsep dan kakikat karangan argumentasi.
Dengan strategi ini siswa dapat terjalin suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan. Dengan kata lain, siswa juga merasa lebih aktif, siswa bisa sharing dengan teman, dan siswa kritis guru kreatif.

c. Hipotesis Tindakan
Berdasarkan latar belakang masalah, kajian teoritis, dan kerangka berfikir di atas, maka dapat diajukan hipotesis tindakan sebagai berikut:
Peningkatan kemampuan menulis argumentasi siswa Kelas XI IPA3 SMAN 3 Bojonegoro 2009 dapat dilakukan dengan melalui penerapan strategi DWA (Direct Writing Activity).
Penerapan strategi DWA (Direct Writing Activity) dapat meningkatkan kemampuan kemampuan menulis argumentasi siswa kelas XI IPA3 SMAN 3 Bojonegoro.

III. Metodologi Penelitian
a. Pendekatan Penelitian
Penelitian yang berjudul: Peningkatan Kemampuan Menulis Argumentasi Melalui Strategi DWA (Direct Writing Activity) di Kelas XI IPA3 SMAN 3 Bojonegoro 2009, termasuk penelitian tindakan kelas.

b. Setting Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan di kelas XI IPA 3 SMAN 3 Bojonegoro mulai bulai Juli 2009 sampai dengan bulan Oktober 2009 selama 4 bulan. Secara rinci kegiatan yang dilakukan untuk 4 bulan tersebut sebagaimana pada table berikut:




c. Subjek Penelitian
Subjek dalam penelitian ini adalah guru atau peneliti sendiri dalam hal ini guru mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMAN 3 Bojonegoro dan siswa kelas XI IPA3 SMAN 3 Bojonegoro.
d. Data dan Sumber data
Data penelitian ini meliputi : (1) data kemampuan menulis argumentasi (2) strategi DWA. Sumber data yang akan diambil adalah berasal dari informan, yaitu guru mata pelajaran pada kelas XI IPA3 SMAN 3 Bojonegoro. Dan juga data tentang ketrampilan menulis argumentasi sebelum dan setelah diterapkanya strategi DWA
e. Teknik Pengumpulan Data
Populasi target penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA sedangkan populasi terjangkau adalah siswa kelas XI IPA 3 tahun pelajaran 2008/2009 seluruhnya berjumlah 38 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan:
a. Observasi
Observasi ini dilakukan untuk memantau proses dan dampak pembelajaran yang diperlukan untuk menyusun langkah-langkah perbaikan agar lebih efektifdan efisien. Observasi dilakukan dengan memusatkan pada proses dan hasil tindakan pembelajaran serta peristiwa-peristiwa yang melingkupinya.
b. Tes
Kemampuan menulis argumentasi pada siswa dikukur melalui tes dalam uraian dalam bentuk mengarang. Hasil siklus dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui keefektifan tindakan.
f. Validitas Data
Dalam penelitian ada dua data, yaitu (1) data peningkatan kemampuan menulis argumentasi, (2)) Strategi DWA (Direct Writing Activity). Kedua data tersebut teknik pengumpulan data masing-masing dijaring dengan menggunakan instrumen tes.



g. Teknik Analsis Data
Data yang telah terkumpul dengan instrument penelitian ini kemudian, dilakukan analisis kritis dan deskriptif komparatif. Analisis deskriptif dilakukan dengan menyajikan data penelitian yang berupa deskripsi tentang peningkatan kemampuan menulis argumentasi, data tentang strategi DWA (Direct Writing Activity). Data yang berupa nilai tes antar siklus tersebut dibandingkan hingga hasilnya dapat mencapai batas ketercapaian yang telah ditetapkan dalam indicator kerja.
h. Indikator Kerja
Indikator kerja dalam penelitian ini ditetapkan sebagai berikut:
Minimal 85% siswa memperoleh nilai 70 atau lebih dalam kemampuan menulis argumentasi sebagai ambang batas tuntas
i.Prosedur Penelitian
Penelitian ini merupakan proses dalam penelitian tindakan kelas. Dalam hal ini melalui beberapa tahap:
a.Mengembangkan fokus penelitian
b.Rencana tindakan perbaikan
c.Pelaksanaan tindakan dan observasi serta interpelasi
d.Analisis dan refleksi
e.Perencanaan tindak lanjut













DAFTAR PUSTAKA

Gorys Keraf. 1984. Komposisi. Ende Flores: Penerbit Nusa Indah.

Henry Guntur Tarigan. 1985. Menulis Suatu Ketrampilan Berbahasa. Bandung: Penerbit Angkasa.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI): 2001: Balai Pustaka.

Rustamaji. 2006. Panduan Belajar Bahasa Indonesia. Penerbit: Yogyakarta: Penerbit Primagama.

1 komentar:

  1. Saya tertarik dengan pola strategi DWA ini. saya ingin menggunakannya didalam bidang studi bahasa inggris. bapak punya account FB atau no hp yang bisa saya hubungi? saya ingin menanyakan beberapa hal terkait dengan PTK anda. terima kasih.

    BalasHapus